STOP BULLYING

images (1)Kata bullying sudah kita dengar di kehidupan sehari-hari, mungkin pas kita nonton di TV, baca berita di koran bahkan dengar berita di radio. Kalau denger kata bullying pasti deh, bikin kita marah, apa lagi kalian yang sudah menjadi para orang tua, mungkin marahnya plus plus.

Tapi apa sih sebenernya bullying itu??

Nah, bullying adalah tindakan mengintimidasi dan memaksa seorang individu atau kelompok yang lebih lemah untuk melakukan sesuatu di luar kehendak mereka, dengan maksud untuk membahayakan fisik, mental atau emosional melalui pelecehan dan penyerangan. Bullying sering terjadi dimana pun dan kapan pun, baik itu di dalam sekolah yang geng cupu ditindas oleh geng populer, di rumah tangga yang bisa kita dengar dengan sebutan Kekerasan Dalam Rumah Tanga (KDRT), kampus, tempat kerja, yaa dimana pun kita berada. Ironisnya kita bahkan tidak menyadari bahwa diri kita sendiri pernah melakukan tindakan bullying,seperti halnya kita mengejek-ejek teman kampuskita, kita mengejek adik atau kakak kita, tindakan ini semua juga sudah termasuk tindakan bullying, tapi kita semua tidak menyadari bahwa tindakan tersebut tergolong kedalam tindakan bullying.

Contoh perilaku bullying antara lain:

1.      Kontak fisik langsung

(meminta dengan paksa apa yang bukan miliknya, memukul, menampar, mendorong, menggigit, menarik rambut, menendang, mengunci seseorang dalam ruangan, mencubit, mencakar, juga termasuk memeras dan merusak barang-barang yang dimiliki orang lain, pelecehan seksual).

2.      Kontak verbal langsung

(mengancam, mempermalukan, merendahkan, mengganggu, memberi panggilan nama (name-calling), sarkasme, merendahkan (put-downs), mencela/mengejek, mengintimidasi, memaki, menyebarkan gosip).

3.      Perilaku non-verbal langsung

(melihat dengan sinis, menjulurkan lidah, menampilkan ekspresi muka yang merendahkan, mengejek, atau mengancam; biasanya diertai oleh bullying fisik atau verbal).

4.      Perilaku non-verbal tidak langsung

(mendiamkan seseorang, memanipulasi persahabatan sehingga menjadi retak, sengaja mengucilkan atau mengabaikan, mengirimkan surat kaleng).

HAHAHBullying tidak selalu berlangsung dengan cara berhadapan muka tapi dapat juga berlangsung di belakang teman. Pada siswa, mereka menikmati saat memanggil temannya dengan sebutan yang jelek, meminta uang atau makanan dengan paksa atau menakut-nakuti siswa yang lebih muda usianya. Sementara siswi melakukan tindakan memisahkan rekannya dari kelompok serta tindakan lainnya yang bertujuan menyisihkan individu lainnya dari grup, dan peristiwanya, sangat mungkin terjadi berulang.

Dampak-dampak bullying

A.  Dampak  bullying bagi yang di bully

1)      Dampak positif

Seseorang yang menjadi korban bullying lebih berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan, baik secara fisik maupun mental. Adapun masalah yang lebih mungkin diderita seseorang yang menjadi korban bullying, antara lain:

a.       Munculnya berbagai masalah mental seperti depresi, kegelisahan dan masalah tidur. Masalah ini mungkin akan terbawa hingga dewasa.

b.      Keluhan kesehatan fisik, seperti sakit kepala, sakit perut dan ketegangan otot.

c.       Rasa tidak aman saat berada di lingkungan sekolah

d.      Penurunan semangat belajar, prestasi akademis, semangat hidup dan lain-lain.

e.       Dalam kasus yang cukup langka, korban bullying mungkin akan menunjukkan sifat kekerasan.

2)      Dampak Positif

Di samping dampak negatifnya, bullying juga dapat mendorong munculnya berbagai perkembangan positif bagi seseorang yang menjadi korban bullying. Seseorang korban bullyingcenderung akan:

a.       Lebih kuat dan tegar dalam menghadapi suatu masalah

b.      Termotivasi untuk menunjukkan potensi mereka agar tidak lagi direndahkan

c.       Terdorong untuk berintrospeksi diri

B.  Dampak bullying bagi yang Mem-bully

Tak hanya seseorang yang di-bully, seseorang yang mem-bully juga dapat terkena dampaknya. Beberapa orang mengatakan seseorang yang pernah membuly akan berdampak sebagai berikut:

1)   Berperilaku kasar/abusif

2)   Melakukan kriminalitas

3)   Terlibat dalam vandalisme

4)   Menyalahgunakan obat-obatan dan alkohol

5)   Terlibat dalam pergaulan bebas

C.  Dampak bagi yang menyaksikan Bullying

Hanya dengan menyaksikan, seseorang juga dapat turut terkena dampak negatif bullying. Seseorang yang menyaksikan bullying mungkin akan memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk:

1)      Merasa tidak aman berada di lingkungan yang di tempati.

2)      Mengalami berbagai masalah mental, seperti depresi dan kegelisahan

3)      Menyalahgunakan obat-obatan dan alkohol.

Kita sudah mengenal dampak-dampak yang mungkin akan menyerang pihak-pihak yang terlibat dalam bullying. Sekarang kita sadar seberapa bahaya bullying itu. Maka, mari kita ciptakan lingkungan yang damai dan penuh respek untuk menghindari dampak-dampak tersebut.

Nah sekarang saya akan memberikan beberapa tips bagi kalian untuk menghinari bullying. Tips ini cocok banget buat kalian yang masih duduk di bangku sekolah dan bangku kuliah.

Tips menghindari bullying di sekolahan dan di kampus

1.      Berani melawan

Pelaku bully biasanya ingin eksistensinya di akui oleh banyak orang. Mereka merasa dirinya yang paling kuat, paling cantik, paling pintar, dan sebagainya.

Lawan mereka secara verbal dengan mengatakan pada mereka bahwa apa yang mereka lakukan terhadap kamu tidak akan menjadikan mereka lebih baik.

2.    Cari tempat untuk sharing

Kamu butuh tempat sharing untuk menyampaikan perasaan, mencurahkan uneg-uneg dan kekesalan kamu. Sahabat adalah salah satu tempat sharing yang terbaik.

3.    Laporkan kepada yang memiliki kewenangan

Jika kamu menjadi korban bullying di sekolah atau kampus, maka kamu harus segera melaporkannya dan melakukan konseling kepada pihak yang berwenang di sekolah atau kampus tersebut. Misalnya wali kelas, kepala sekolah, atau petugas kesiswaan.

4.    Laporkan kepada orang tua

Jika pihak sekolah atau kampus tidak bisa mengatasi bullying di sekolah atau kampus, maka kamu dapat melaporkan hal ini kepada orang tua. Ortu biasanya dapat memaksa pihak sekolah agar bisa lebih intensif dalam menangani kasus bullying.

5.    Percaya diri

Setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan, you must accept that! Meskipun orang lain mencoba menjatuhkan harga diri kamu dengan menyebut kekurangan-kekurangan kita, maka kita harus selalu ingat bahwa kita memiliki kelebihan di sisi lain.

Selain itu, untuk menambah rasa percaya diri pada saat harus berurusan dengan bullying di sekolah terutama bullying fisik, maka ada baiknya kamu melakukan latihan fisik seperti senam, nge-gym, atau mengikuti bela diri.

Selain itu saya mau berpesan pada kalian semua dari sabang sampai merauke yang jangan lakukan bullying pada teman-teman kalian. Apa kalian tau di bully itu gak enak, gak punya teman itu gak enak, dan gak enaknya tuh banyak dibanding enaknya. Terus buat kalian yang punya geng yang tujuannya untuk merendahkan orang atau membully tolong di bubarin aja. Kasihan sedikit lah pada teman kalian, coba kalau kalian yang di bully pasti bakalan marah kan??.

Ups. Malah cerita panjang lebar. Cukup sekian artikel saya, semoga bermanfaat bagi kalian semua yang sudah membaca.

Iklan

4 tanggapan untuk “STOP BULLYING”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s