Proposal Program Kreativitas Mahasiswapengabdian Kepada Masyarakat (PKM_M)

ums

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

 

REVITALISASI SELO BELAH SEBAGAI TEMPAT PENGEMBANGAN DAN PELESTARIAN BUDAYA JAWA DI KECAMATAN KARANGTENGAH

 

BIDANG KEGIATAN:

PKM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Diusulkan Oleh:

Tiyas Ari Saputri         (A510150074/2015)

Dina Lestari                (A510150058/2015)

Dini Rahmawati          (A510150066/2015)

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

SURAKARTA

2017


PENGESAHAN PKM-PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

  1. Judul Kegiatan                                  : Revitalisasi Selo Belah Sebagai Tempat                                                                                  Pengembangan Dan Pelestarian Budaya                                                                    Jawa Di Kecamatan Karangtengah
  2. Bidang Kegiatan                              : PKM-M
  3. Ketua Pelaksana Kegiatan

a. Nama Lengkap                         : Tyas Ari Saputri

b.Nim                                               : A51150074

c. Jurusan                                         : Pendidikan Guru Sekolah Dasar

d.Universitas                                   : Universitas Muhammadiyah Surakarta

e. Alamat Rumah Dan No.Telp/Hp  : Dk. Cluntang RT/RW : 005/002 Ds. Peleman                                                                                   Kec.  Gemolong Kab. Sragen

f. Alamat Email                                      : yarisa_yarisa@yahoo.co.id

  1. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 2 Orang
  2.  Dosen Pendamping

a. Nama Lengkap                                     : Fitri Puji Rahmawati,S.Pd., M.Hum.

b. NIDN                                                      : 0615057802

c. Alamat Rumah dan No. Telp/HP : Widorejo RT.2  RW.01 Makam

Haji,Kartasura,Sukoharjo, /0271-743040/08122637203

6. Biaya Kegiatan Total :

a.Kemristekdikti : 9.665.000

a.Sumber Lain     : Rp. 0; Sumber lain:

7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 5 bulan

 Surakarta, 09 Januari 2017

Menyetujui,

Wakil Dekan III FKIP UMS

 

 

 

Dr. Djalal Fuadi, M. M

NIP. 072

Ketua Pelaksana Kegiatan,

 

 

Tyas Ari Saputri

NIM. A510150074

Wakil Rektor III Kemahasiswaan

 

Prof. Dr. H. M. Wahyuddin, M.S

NIP. 391

Dosen Pendamping,

 

Fitri Puji Rahmawati, S.Pd.

NIDN. 0615057802



 

DAFTAR PUSTAKA

Halaman Sampul……………………………………………………………………………………… i

Halaman Pengesahan………………………………………………………………………………… ii

Daftar Isi………………………………………………………………………………………………… iii

BAB I. PENDAHULUAN………………………………………………………………………………. 1

  1. Latar Belakang………………………………………………………………………………….. 1
  2. Rumusan Masalah……………………………………………………………………………… 1
  3. Tujuan…………………………………………………………………………………………… ..1
  4. Manfaat ………………………………………………………………………………………….. 1
  5. Luaran Yang Diharapkan……………………………………………………………………… 2

BAB II. GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN…………………………………………. 2

BAB III. METODE PELAKSANAAN………………………………………………………………….. 4

BAB IV.  BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1. Anggaran Biaya……………………………………………………………………………….. 5

4.2. Jadwal Kegiatan………………………………………………………………………………. 5

Lampiran1. Biodata Ketua……………………………………………………………………………. 6

Anggota 1………………………………………………………………………………… 7

Anggota 2………………………………………………………………………………… 8

Dosen Pendamping……………………………………………………………………. 9

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran………………………………………………………………….. 13

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Penyusun dan Pembagian Tugas…………… ……….15

Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Kegiatan…………………………………………….. ……16

Lampiran 5. Surat Pernyataan Kesedian Mitra Kerja…………………………………….. ……..17

Lampiran 6. Denah Detail Lokasi Kerja………………………………………………………. ……18



BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. Latar Belakang

           Taman wisata Selo Belah merupakan tempat wisata yang terletak di kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri. Pada taman wisata terdapat 3 kompleks yaitu kompleks pendopo pertama yang mana terdapat menara dan patung-patung di sekitar pendopo,kompleks pendopo kedua yang di dalamnya terdapat patung dan goa buatan yang biasanya digunakan untuk hal-hal spiritual dan semedi,lalu kompleks pendopo ketiga didalamnya terdapat alat musik gamelan yang biasanya digunakan warga untuk latihan seni karawitan. Pada hari-hari khusus,seperti hari jawa,taman wisata Selo Belah sering digunakan untuk acara ritual Tirakatan,Kirab Pusaka dan pagelaran wayang kulit serta acara-acara yang bersifat kejawen lainnya.

          Namun, seiring berjalannya waktu taman wisata Selo Belah semakin memprihatinkan. Taman tidak lagi terurus dan rusak, sehingga mengalami penurunan fungsi. Taman wisata Selo Belah menjadi kotor,angker,sepi dan semrawut. Meskipun kondisinya seperti itu masih banyak warga yang datang ke taman wisata Selo Belah.

             Dilihat dari nilai histori dan nilai fungsionalnya, taman wisata Selo Belah dapat menjadi objek wisata yang menarik di kunjungi di Kecamatan Karangtengah. Maka dari itu diperlukan Revitalisasi Selo Belah, agar Selo Belah menjadi pusat wisata yang dapat mengenalkan budaya Jawa. Dalam pelaksanaan Revitalisasi diperlukaan bantuan dari masyarakat setempat seperti remaja karang taruna dan mitra.

           Dari latar belakang kami tim PKM- Pengabdian Kepada Masyarakat mengajukan program “Revitalisasi Selo Belah Sebagai Tempat Pengembangan Dan Pelestarian Budaya Jawa Di Kecamatan Karangtengah”.

   2. Rumusan Masalah

          Bagaimana program merevitalisasi Selo Belah sebagai tempat pengembangan dan pelestarian budaya Jawa di kecamatan Karangtengah?

   3. Tujuan

          Untuk menjadikan Selo Belah sebagai tempat pengembangan dan pelestarian budaya Jawa di kecamatan Karangtengah.

   4. Manfaat Program

  1. Warga dapat mengembangakan budaya Jawa di taman wisata Selo Belah.
  2. Warga dapat mengembangkan bakatnya dalam Seni Karawitan
  3. Meningkatkan perekonomian warga di sekitar Taman Wisata Selo Belah
  4. Masyarakat akan belajar tentang cara pemanfaatan potensi yang sudah ada
  5. Masyarakat akan belajar cara mengembangkan Tempat wisata selain Taman wisata Selo Belah.

     5. Luaran Yang Diharapkan

         Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menjadikan selo belah sebagai tempat pengembangan dan pelestarian budaya jawa di kecamatan karangtengah. Selain itu, diharapkan dari kegiatan ini mampu menghasilkan artikel ilmiah yang membahas tentang program “Revitalisasi Selo Belah Sebagai Tempat Pengembangan Dan Pelestarian Budaya Jawa Di Kecamatan Karangtengah”



 

BAB II

GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN

          Selo Belah merupakan salah satu taman wisata yang terletak di kecamatan Karangtengah,kabupatenWonogiri,Jawa Tengah. Letak taman wisata ini kira-kira 35 km dari pusat kota di kabupaten Wonogiri. Selo Belah berada pada ketinggian kurang lebih 1000 mdpl,sehingga di sekitar taman wisata ini dijadikan sebagai kawasan kebun cengkeh. Akses jalan menuju taman wisata Selo Belah dapat ditempuh dengan kendaraan umum,kecuali bus. Karena keadaan jalan yang naik dan tikungannnya yang tajam

            Pada hari-hari khusus seperti hari Jawa taman wisata Selo Belah biasanya digunakan untuk acara Tirakatan,Kirab Pusaka,Pergelaran wayang kulitdan lain-lain.Namun,seiring dengan berjalannya waktu taman wisata Selo Belah tidak lagi mengadakan kegiatan tersebut. Kondisi ini disebabkan oleh masyarakat di sekitar taman wisata yang tidak lagi memperdulikan budaya Jawa. Di taman wisata Selo Belah saat ini hanya digunakan untuk latihan seni karawitan.

             Dilihat dari segi ekonomi, jika taman wisata Selo Belah dikembangkan bisa meningkatkan penghasilan bagi warga di sekitar taman wisata ini. Dilihat dari segi pendidikan, jika taman wisata ini dikembangkan juga bisa digunakan untuk mengenalkan para generasi muda tentang kebudayaan Jawa.

                 Oleh karenanya Selo Belah sangat cocok jika dibangun sebagai tempat wisata untuk pegambangan dan pelestarian budaya Jawa terutama dalam seni karawitan. Karena di taman wisata Selo Belah ini sudah ada alat musik tradisional seperti,gong,kendang dan lain-lain

Tabel 1. Analisis SWOT Revitalisasi Selo Belah

Analisis Revitalisasi Selo Belah
Kekuatan 1.      Alat tradisional masih bisa di gunakan

2.      Memiliki nilai khas tersendiri

3.      Banyak warga yang masih berlatih seni karawitan

Kelemahan 1.      Warga kurang memanfaatkan selo belah dengan baik

2.      Banyak tanaman di Selo Belah yang sudah rusak

3.      Bangunan disana sudah mengalami kerusakan

4.      Warga yang berdatangan hanya sedikit

Peluang 1.      Alat musik tradisional masih baik

2.      Di selo belah dapat dijadikan tempat pelestarian budaya jawa

3.      Warga dapat meningkatkan perekonomian di sekitar Selo Belah

Tantangan 1.      Mengajak para warga untuk membangun Selo Belah sebagai tempat pengembangan dan pelestarian budaya jawa di kecamatan karangtengah

2.      Menyakinkan para warga bahwa Selo Belah nantinya dapat dijadikan sebagai tempat pengembangan dan pelestarian budaya jawa di kecamatan karangtengah.

3.      Menarik perhatian masyarakat untuk berkunjung ke taman wisata Selo Belah.



 

BAB III

METODE PELAKSANAAN

  1. Persiapan program

      Persiapan program ini meliputi survei lokasi dan upaya pendekatan dengan masyarakat sasaran. Dalam realisasi program ini,dibutuhkan sebuah pendekatan yang baik sehingga menghadirkan kesepahaman antara tim dan warga setempat. Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk memberikan kemudahan dalam berjalannya program kedepan.

  1. Pelaksanaan program

        Pelaksanaan program ini dimulai dengan tahap sosialisasi. Setelah itu adalah tahap diskusi untuk mencari titik temu kesepahaman mengenai konsep. Pada tahap selanjutnya yaitu pembekalan bagi masyarakat setempat dan pembuatan program revitalisasi Selo Belah sebagai tempat pengembangan dan pelestarian budaya jawa di kecamatan karangtengah.

  1. Pencapaian tujuan program

      Pencapaian tujuan program ini adalah komitmen bersama yang harus dibangun oleh tim,mitra dan masyarakat setempat. Tanpa komitmen yang baik dari ketiga unsur tersebut,program ini tidak akan bisa berjalan dengan baik. Ketika program ini telah berjalan maka masing-masing pihak bekerja dan menjalankan peran fungsinya secara maksimal,sehingga tujuan dari program ini bisa berjalan sebagaimana mestinya.

  1. Evaluasi- Penutup

       Kegiatan ini dilakukan untuk mengecek apakah kegiatan yang telah dilaksanakan berfungsi dengan baik dan berhasil. Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan dalam hal pengawasan, perawatan, dan pengecekan secara berkala dari revitalisasi Selo Belah



 

BAB IV

BIAYA DAN JADWAL PELAKSANAAN

  1. Angaran Biaya

Tabel 4.1 Ringkasan Angaran Biaya PKM-M

No. Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
 1 Peralatan penunjang  1.340.000
2 Bahan habis dipakai 3.775.000
3 Perjalanan 1.650.000
4 Lain-lain 2.900.000
Jumlah 9.665.000

2. Jadwal Kegiatan

Tabel 4.2  Ringkasan  Jadwal Kegiatan PKM-M

No.

Kegiatan

Bulan ke-
  1   2   3 4 5
1 PersiapanProgram                                        
2 Pelaksananan Program                                        
3 Penjapaian Tujuan Program                                        
4 Evaluasi                                        
5 Penyusunan Laporan                                        

 

 



 

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota dan Pembimbing

  1. Biodata Ketua
  2. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Tiyas Ari Saputri
2 Jenis Kalamin Perempuan
3 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
4 NIM A510150066
5 Tempat dan Tanggal Lahir Sragen, 08 Januari 1996
6 E-mail yarisa_yarisa@yahoo.co.id
7 Nomor Telepon/HP 081357742908

 

  1. Riwayat Pendidikan
  SD SMP SMA
Nama Institusi SD Negeri Peleman 2 SMP Negeri 2 Gemolong SMA Negeri 1 Gondangrejo
Jurusan     IPS
Tahun Masuk 2002-2008 2008-2011 2011-2014

 

  1. Pemakalah Seminar (Oral Presentation)
No Nama Pertemuan Ilmiah / Seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
1      
2      
3      
  1. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi, atau institusi lainnya)
No Jenis Penghargaan Judul Artikel Ilmiah Tahun
1      
2      
3      

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari tenyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima saksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM- Pengabdian Kepada Masyarakat.

                        Surakarta, 9 Januari 2017

                        Pengusul

                      Tiyas Ari Saputri 



   

  1. Biodata Anggota 1
  2. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Dina Lestari
2 Jenis Kalamin Perempuan
3 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
4 NIM/NIDN A510150058
5 Tempat dan Tanggal Lahir Wonogiri, 17 Maret 1998
6 E-mail Dinalestari5758@gmail.com
7 Nomor Telepon/HP 085647312274

 

  1. Riwayat Pendidikan
  SD SMP SMA
Nama Institusi SD Negeri 3 Temboro SMP Negeri 3 Karangtengah SMA Negeri 1 Baturetno
Jurusan     IPS
Tahun Masuk 2003-2009 2009-2012 2012-2015

 

  1. Pemakalah Seminar (Oral Presentation)
No Nama Pertemuan Ilmiah / Seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
1      
2      
3      

 

  1. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi, atau institusi lainnya)
No Jenis Penghargaan Judul Artikel Ilmiah Tahun
1      
2      
3      

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari tenyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima saksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM- Pengabdian Kepada Masyarakat.

                        Surakarta, 9 Januari 2017

                         Pengusul

Dina Lestari  



  1. Biodata anggota 2
  2. Identitas Anggota II
1 Nama Lengkap Dini Rahmawati
2 Jenis Kalamin Perempuan
3 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
4 NIM/NIDN A510150066
5 Tempat dan Tanggal Lahir Pati, 31 Maret 1998
6 E-mail dini.rahma608@gmail.com
7 Nomor Telepon/HP +62852-9009-8144
  1. Riwayat Pendidikan
  SD SMP SMA
Nama Institusi SD Negeri 01 Bulungan SMP Negeri 2 Tayu SMA Negeri 1 Juwana
Jurusan     IPS
Tahun Masuk 2003-2009 2009-2012 2012-2015
  1. Pemakalah Seminar (Oral Presentation)
No Nama Pertemuan Ilmiah / Seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
1      
2      
3      
  1. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi, atau institusi lainnya)
No Jenis Penghargaan Judul Artikel Ilmiah Tahun
1      
2      
3      

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari tenyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima saksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM- Pengabdian Kepada Masyarakat.

                        Surakarta, 9 Januari 2017

                          Pengusul

Dini Rahmawati  

 



  1. Biodata Pembimbing
  2. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Fitri Puji Rahmawati, S.Pd., M.Hum
2 Jenis Kalamin Perempuan
3 NIM/NIDN 0615057802
4 Tempat dan Tanggal Lahir Purwokerto, 15 Mei 1978
5 Alamat Rumah Widororejo, RT. 2 RW. 1 Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo
6 Nomor Telepon/HP 08122637203
7 E-mail Fitripr2012@yahoo.co.id/ fpr223@ums.ac.id

 

  1. Riwayat Pendidikan
  S-1 S-2
Nama Institusi Universitas Muhammadiyah Surakarta Universitas Sebelas Maret Surakarta
Bidang Ilmu Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah Linguistik Deskriptif
Tahun Masuk 1996-2000 2007-2009

 

  1. Pengalaman Penelitian Dalam 5 Tahun Terakhir
No Tahun Judul Penelitian
1 2010 Penerapan Model Pembelajaran “Berkat Anang” (Berkarakter, Aktif, dan Menyenangkan) untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPS di SD Mitra Se-Kecamatan Laweyan
2 2010 Penerapan Strategi Cloze Procedur sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Intensif bagi Siswa Kelas III di SDN 3 Pajang
3 2011 Penerapan Model Pembelajaran TPA untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar
4 2011 Strategi Pemberdayaan Guru dalam Meraih Keunggulan pada Sekolah Dasar Birul Walidain Muhammadiyah Sragen
5 2012 Model Pendidikan Toleransi Kehidupan Beragama melalui Apresiasi Biografi Tokoh (Hibah Bersaing Tahun I)
6 2013 Penguatan Pendidikan Karakter melalui Model Pembelajaran “Berkat Anang” (Berkarakter, Aktif, dan Menyenangkan) di Kalangan Siswa Pendidikan Dasar Berbudaya Jawa (PUPT Tahun I)
7 2013 Pembelajaran yang Berkarakter, Aktif, dan Menyenangkan di SD Muhammadiyah 10 Surakarta
8 2014 Penguatan Pendidikan Karakter melalui Model Pembelajaran “Berkat Anang” (Berkarakter, Aktif, dan Menyenangkan) di Kalangan Siswa Pendidikan Dasar Berbudaya Jawa (PUPT Tahun II)
9 2014 Peningkatan Pendidikan Karakter melalui Pendekatan Informal bagi Peserta Didik di Lingkungan Pendidikan Dasar Muhammadiyah (PUPS)

 

  1. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam 5 Tahun Terakhir
No. Tahun Judul Pengabdian Kepada Masyarakat
1 2011 Pelatihan pembelajaran tematik di SD Muh 16 Surakarta
2 2011 Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis IT: Pembuatan Microsoft Power Point dan Movie Maker
3 2012 Pendampingan Guru-guru SD Muhammadiyah Kecamatan Colomadu Karanganyar dalam Pembelajaran Berkarakter dan Menyenangkan
4 2012 Pelatihan Karya Tulis Ilmiah bagi Mahasiswa PGSD FKIP UMS
5 2012 PAKOM bagi Guru-guru SD Muhammadiyah di Karanganyar untuk Pembelajaran Tematik dan Pembuatan Alat Peraga Edukatif Sekolah
6 2013 Inovasi Media Pembelajaran Berbasis Teknologi: Modifikasi Dasar Powerpoint dengan Movie Di SD Muhammadiyah 10 Surakarta

 

  1. Pengalaman Penulisan Artikel Ilmiah Dalam Jurnal Dalam 5 Tahun Terakhir
No. Judul Artikel Ilmiah Volume/ Nomor/ Tahun Nama Jurnal
1 Model Pembelajaran “Berkat Anang” (Berkarakter, Aktif, dan Menyenangkan) Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPS bagi Sekolah Dasar yang Humanis dan Berkarakter 2012 Prosiding Seminar Nasional PGSD FKIP UM 2012 Prosiding

Seminar

Nasional PGSD

FKIP UMS

2 Teknik Cerita Berantai Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Pada Siswa Sekolah Dasar: Kontribusi Teknik Pembelajaran Menyukseskan Kurikulum 2013

 

2013 Prosiding

Seminar

Nasional PGSD

FKIP UMS

3 Pendidikan Karakter dengan Model Pembelajaran Menyenangkan di Kalangan Siswa Pendidikan Dasar Berbudaya Jawa

 

2013 Prosiding Seminar Nasional PGMI UIN Yogyakarta
4 Tinjauan Sosiolinguistik terhadap Ragam Bahasa Iklan Anak-anak di Televisi

 

2013 Prosiding Seminar Internasional PIBSI XXXV kerja sama PBSI
5 Implementasi Kurikulum 2013 pada Kelas Iva di SD FKIP UNS Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta 2014 Prosiding Seminar Nasional PGSD FKIP Unisula

 

 

6 Implementasi Pembelajaran Berkarakter pada  Matapelajaran Bahasa Indonesia Di SD Muhammadiyah 10 Surakarta: Kendala dan

 

2014 Jurnal PPD PGSD FKIP UMS

 

  1. Pemakalah Seminar (Oral Presentation)dalam 5 Tahun Terakhir
No Nama Pertemuan Ilmiah / Seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
1 Seminar Nasional (parallel session) PGSD FKIP UMS Model Pembelajaran “Berkat Anang” (Berkarakter, Aktif, dan Menyenangkan) Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPS bagi Sekolah Dasar 6 Mei 2012, Auditorium Moh. Djazman, UMS
2 Seminar Nasional (parallel session) PGSD FKIP UMS Teknik Cerita Berantai Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Pada Siswa Sekolah Dasar: Kontribusi Teknik Pembelajaran Menyukseskan 11 Mei 2013, Auditorium Moh. Djazman, UMS
3 Seminar Nasional (parallel session) PGSD FKIP UMS Implementasi Pembelajaran Berkarakter pada     Matapelajaran Bahasa Indonesia di SD Muhammadiyah 10 Surakarta: Kendala dan Solusinya 3 Mei 2014, Auditorium Moh. Djazman, UMS
4 Seminar Internasional (parallel session) PIBSI XXXV Tinjauan Sosiolinguistik terhadap Ragam Bahasa Iklan Anak-anak di Televisi 28-29 September 2013,

Hotel Orange Surakarta

5 Summit Meeting On
Education The End Of
The Year 2013
Pembelajaran Menyenangkan di Pendidikan  Karakter dengan Model Kalangan Siswa Pendidikan Dasar Berbudaya Jawa 19-20 Desember 2013,

Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari tenyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima saksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM- Pengabdian Kepada Masyarakat.

 

            Surakarta, 9 Januari 2017

                                                                                           Pengusul

Fitri Puji Rahmawati, S.Pd., M.Hum

NIDN : 0615057802



 

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan

  1. Peralatan Penunjang
Material Justifikasi pemakaian Kuantitas Harga Satuan Jumlah (Rp)
Sewa LCD dan Proyektor Untuk presentasi pembicara  

1 unit

( 3 kali pertemuan )

60.000 540.000
Sewa mic dan sound syistem Alat penunjang ketika sosisalisai  

( 3 kali pertemuan)

 

100.000

 

300.000

 

Sewa Kamera

 

Dokumentasi

 

1 unit

 

300.000

 

300.000

 

Flasdisk Menyimpan Data 2 unit 100.000 200.000
SUB TOTAL (Rp) 1.340.000

 

  1. Bahan Habis Pakai
Material Justifikasi pemakaian Kuantitas Harga Satuan Jumlah (Rp)
Snack Konsumsi 100 buah 5.000 500.000
Modul panduan pembangunan Penunjang pelatihan  

100 buah

 

10.000

 

1.000.000

Cangkul Untuk mempersihkan rumput liar 4 buah 75.000 300.000
Tempat sampah Tempat untuk membuang sampah 20 buah 70.000 1.400.000
Sapu lidi Untuk Menyapu 15 buah 15.000 225.000.
Cikrak Untuk Mengangkat Sampah 5 buah 10.000 50.000
Cat Untuk mengecat 3 buah 100.000 300.000
SUB TOTAL (Rp) 3.775.000

 

  1. Perjalanan
Material Justifikasi pemakaian Kuantitas Harga Satuan Jumlah (Rp)
UMS (Solo)- Taman wisata Selo belah (Wonogiri)  

Biaya Transportasi

 

6 kali ( 3 Orang Tim)

 

250.000

 

1.500.000

 

Perjalanan pembelian barang Pembelian barang 5 30.000 150.000
SUB TOTAL (Rp) 1.650.000

 

  1. Lain-lain
Material Justifikasi pemakaian Kuantitas Harga Satuan Jumlah (Rp)
Pembuatan laporan Penyusunan laporanakhir

Kegiatan

 

8

 

50.000

 

400.000

Cinderamata Kenang-kenangan  

10

 

250.000

 

2.500.000

SUB TOTAL (Rp) 2.900.000
Total (keseluruhan) 9.665.000

 

 



 

Lampiran 3. Susunan Organisai Tim dan Pembagian Tugas

 

No Nama/ NIM Program Studi Alokasi Waktu (Jam/Minggu) Uraian Tugas
1 Tiyas Ari Saputri/ A510150074 Pendidikan Guru Sekolah Dasr  

 

4 jam/ minggu

 

Survey tempat, mendesain, perizinan

2 Dina Lestari/ A510150058 Pendidikan Guru Sekolah Dasar  

 

5 jam/ minggu

Survey tempat, mendesain, perizinan, membeli peralatan
3 Dini Rahmawati/ A510150066 Pendidikan Guru Sekolah Dasar  

5 Jam/ Minggu

Survey tempat,

Menyusun proposal, membeli peralatan

 



 

Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

Jalan .A.Yani Pabelan Kartasura Tromol Pos I Pabelan Kartasura Surakarta 57102

Telp (+62271) 717417-719483 Fax.(+62271) 715448,

e-mail: ums@.ums.ac.id, website: http://www.ums.ac.id


SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANAAN

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama                           : Tiyas Ari Saputri

NIM                            : A510150074

Program Studi             : Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Fakultas                       : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan

Dengan ini menyatakan bahwa proposal PKM- Pengabdian Kepada Masyarakta saya dengan judul “Revitalisasi Selo Belah Sebagai Tempat Pengembangan Dan Pelestarian Budaya Jawa Di Kecamatan Karangtengah” yang diusulkan untuk tahun anggaran 2017 bersifat orisinal dan belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.

Bilamana dikemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya bersedia dituntut dan di proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-benarnya.

 

                                                                                    Surakarta, 9 Januari 2017

Mengetahui/Menyetujui,

Wakil Rektor III

Bidang Kemahasiswaan,

 

 

 

Prof. Dr. H. M. Wahyuddin, M.S

NIP. 391

Yang Menyatakan,

 

 

 

 

 

Tyas Ari Saputri

NIM: A510150074

 



 

Lampiran 5. Surat Pernyataan Kesediaan Dari Mitra

SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN KERJASAMA DARI MITRA DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

Yang bertandatangan dibawah ini,

Nama                           :

Pimpinan Mitra           :

Bidang kegiatan          :

Alamat                                    :

Dengan ini menyatakan Bersedia untuk bekerjasama dengan Pelaksanaan Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa – Pengabdian Kepada Masyarakat.

Nama Ketua Tim Pengusul     : Tiyas Ari Saputri

Nomor Induk Mahasiswa       : A510150074

Program Studi                         : Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Perguruan Tinggi                     : Universitas Muhammadiyah Surakarta

guna menerapkan dan/atau mengembangkan IPTEKS pada tempat ini.

Bersama ini pula kami nyatakan dengan sebenarnya bahwa di antara pihak mitra dan Pelaksanaan Kegiatan Program tidak terdapat ikatan kekeluargaan dan ikatan usaha dalam wujud apapun juga.

Demikian Surat Pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab tanpa ada unsur pemaksaan di dalam pembuatannya untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

                                                                                    Surakarta, 9 Januari 2017

                                                                                    Yang menyatakan,

                                                                                   (……………………………………….)

 



 

Lampiran 6. Denah Detail Lokasi Mitra Kerja

Yoo Mi Rae – I’ll Listen To What You Have To Say Lyrics [Indonesian Translation]

Lagu “I’ll Listen To What You Have To Say”


Romanji

Ulgoissneun seulpeun nege himdeureossdeon nege
Gaseumeuro bulleojuneun neorwihan norae
Honjaran saenggagi deulttae
Gapjagi nunmuri nalttae
Amudo neoui gyeote eopsdago neukkilttae
Gieokhae honjaga aningeol
Sesangi neul apeugehaedo

Ijen oerowodo seulpeodo uljineunma
Maleopsi neol anajulge
Neoui yaegil deureojulge
Dorabwa naega isseulge
Niga heullinnunmul modu dakkajulge
Neoui oeroumdo

Jami ojianheun bame sseulsseulhan bin bange
Neoui yaegil deureojul nugunga eopseulttae
Ssodajineun bismulcheoreom
Himdeuniri nege olttae
Pihalgosdo eopsi heumppeok neoreul jeoksil ttae
Gieokhae honjaga aningeol
Sesangi neul apeugehaedo

Ijen oerowodo seulpeodo uljineunma
Maleopsi neol anajulge
Neoui yaegil deureojulge
Dorabwa naega isseulge
Niga heullinnunmul modu dakkajulge
Neoui oeroumdo

Terjemahan

untukmu yang sedang sedih dan menangis
untukmu yang berjuang
aku akan menyanyikan lagu ini untukmu dengan seluruh perasaanku
ketika kamu berpikir kamu sendirian, ketika tiba-tiba kamu mulai menangis
ketika kamu merasa tak ada seorang pun di sampingmu

ingat bahwa kamu tidak sendirian
walaupun dunia selalu melukaimu

walaupun kamu merasa sepi dan sedih, jangan menangis
aku akan diam-diam memelukmu, aku akan mendengarkanmu
berbaliklah, aku akan berada di sana
aku akan menyeka seluruh air matamu
walaupun semua kesepianmu

dalam kesunyian malam, ketika kamu berada dalam kesendirianmu dan ruang kosong
ketika di sana tak ada yang mendengarmu
ketika kekerasan menghujammu seperti rintikan hujan
dan membasahimu tanpa menghindarinya

ingat bahwa kamu tidak sendirian
walaupun dunia selalu melukaimu

walaupun kamu merasa sepi dan sedih, jangan menangis
aku akan diam-diam memelukmu, aku akan mendengarkanmu
berbaliklah, aku akan berada di sana
aku akan menyeka seluruh air matamu
walaupun semua kesepianmu

Makalah Hak Asasi Manusia (HAM)

LAPORAN TUGAS AKHIR MATA KULIAH

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

HAK ASASI MANUSIA (HAM)

 

ums

Disusun Oleh:

                                                            Nama                     : Dini Rahmawati

                                                            Nim                        : A510150066

                                                            Kelas                        : B

 

 

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2016


Abstrak

Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak dasar kodrat setiap orang  yang keberadaannya sejak berada di kandungan, dan ada sebagai pemberian tuhan, negara wajib melindunginya. Setiap individu mempunyai keinginan HAM-nya terpenuhi, tapi satu hal yang perlu kita ingat bahwa jangan pernah melanggar atau menindas HAM orang lain.HAM setiap individu di batasi oleh HAM milik.

HAM setiap individu dibatasi oleh HAM orang lain. Dalam Islam, Islam sudah lebih dulu memperhatikan HAM. Ajaran Islam tentang Islam dapat dijumpai dalam sumber utama ajaran Islam itu yaitu Al-Qur’an dan Hadits yang merupakan sumber ajaran normatif, juga terdapat dalam praktik kehidupan umat Islam.

Dalam kehidupan bernegara HAM di atur dan dilindungi oleh perundang-undangan Republik Indonesia (RI), dimana setiap bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), baik yang dilakukan oleh seseorang, kelompok atau suatu instansi atau bahkan suatu negara akan diadili dalam pelaksanaan peradilan Hak Asasi Manusia (HAM), pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM) menempuh proses pengadilan melaluli hukum acara peradilan sesuai dengan Undang-Undang pengadilan HAM.


Kata Pengantar

 

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah karya ilmiah Pendidikan Kewarganegaraan tentang Hak Asasi Manusia (HAM).

Adapun makalah karya ilmiah Pendidikan Kewarganegaraan tentang Hak Asasi Manusia (HAM) ini telah saya usahakan semaksimal mungkin dan tentunya dengan bantuan berbagai pihak, sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu saya tidak lupa menyampaikan bayak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam pembuatan makalah karya ilmiah ini.

          Namun tidak lepas dari semua itu, kami menyadar sepenuhnya bahwa ada kekurangan baik dari segi penyusun bahasanya maupun segi lainnya. Oleh karena itu dengan lapang dada dan tangan terbuka kami membuka selebar-lebarnya bagi pembaca yang ingin member saran dan kritik kepada kami sehingga kami dapat memperbaiki makalah ilmiah biologi ini.

          Akhirnya penyusun mengharapkan semoga dari makalah ilmiah biologi tentang limbah dan pemanfaatannya ini dapat diambil hikmah dan manfaatnya sehingga dapat memberikan inspirasi terhadap pembaca.

Surakarta,  Juli 2016

Penyusun


DAFTAR ISI


Judul………………………………………………………………………………..i

Abstrak…………………………………………………………………………… ii

Kata pengantar…………………………………………………………………..iii

Daftar Isi…………………………………………………………………………. iv

Bab I PENDAHULUAN…………………………………………………………. 1

A.   Latar Belakang Masalah……………………………………………….. …1

B.   Perumusan Masalah…………………………………………………… …..1

C.   Batasan Masalah………………………………………………………. ……1

Bab II PEMBAHASAN………………………………………………………….. ..2

A. Pengertian Hak Asasi Manusia…………………………………………….. 2

B.  Perkembangan Hak Asasi Manusia Di Indonesia………………………. 4

C.  Hak Asasi Manusia Dalam Tinjauan Islam……………………………… 6

D. Hak Asasi Manusia Dalam Perundang-Undangan………………………. 7

E.  Contoh-contoh kasus pelangaran Hak Asasi Manusia…………………. 8

Bab III PENUTUP…………………………………………………………….. 10

A.   Kesimpulan………………………………………………………….. 10

B.   Saran………………………………………………………………… 10

Daftar Pustaka……………………………………………………………… 11


BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak-hak yang dimiliki manusia sejak lahir yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat digangu gugat oleh siapa pun. Hak Asasi Manusia merupakan bentuk anugerah yang diberikan oleh Tuhan sebagai sesuatu karunia yang paling mendasar dalam hidup manusia yang paling berharga.

Hak merupakan sesuatu yang harus di peroleh. Masalah HAM adalah sesuatu hal yang sering kali dibicarakan dan dibahas terutama pada era reformasi ini. HAM lebih di junjung tinggi dan lebih di perhatikan pada era reformasi ini. Namun perlu di ingat bahwa dalam pemenuhan hak, kita tidak hidup di bumi sendiri dan kita juga perlu bersosialisasi dengan orang lain. Jangan sampai kita melanggar HAM seperti kita memperhatikan hak kita sendiri, sedangkan kita sendiri tidak memperhatikan dan menjunjung tinggi hak orang lain. Dengan hal ini penulis merasa tertarik menulis makalah tentang HAM. Maka dengan ini penulis mengambil judul “HAK ASASI MANUSIA”.

B.  Perumusan Masalah

Dalam makalah ini penulis hanya membahas masalah sebagai berikut:

A.   Pengertian Hak Asasi Manusia

B.   Perkembangan Hak Asasi Manusia di Indonesia

C.   Hak Asasi Manusia dalam tinjauan Islam.

D.   Hak Asasi Manusia dalam Perundang-undangan

E.    Apa saja pelanggaran Hak Asasi Manusia.

C.  Batasan Masalah

Agara masalah pembahasan tidak terlalu luas dan lebih terfokus pada masalah dan tujuan dalam hal ini pembuatan makalah ini, maka dengan ini penulis hanya membatasi maslah tentang ruang lingkup HAM.


BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM)

Menurut Teaching Human Rights yang diterbitkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak-hak yang melekat pada setiap manusia, yang tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia. Hak hidup, misalnya, adalah klaim untuk memperoleh dan melakukan segala sesuatu yang dapat membuat seseorang tetap hidup. Menurut Locke, hak asasi manusia adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta sebagai sesuatu yang bersifat kodrati, maka tidak ada kekuasaan apa pun di dunia yang dapat mencabut hak asasi setiap manusia. HAM adalah hak dasar setiap manusia yang dibawa sejak lahir sebagai anugerah Tuhan.

B.  Perkembangan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia

Secara garis besar, perkembangan pemikiran HAM di Indonesia dapat dibagi kedalam dua periode: sebelum kemerdekaan (1908-1945) dan sesudah kemerdekaan.

a.    Periode Sebelum Kemerdekaan (1980-1945)

Pemikiran HAM dalam periode sebelum kemerdekaan dapat dijumpai dalam sejarah kemunculan organisasi pergerakan nasional, seperti Boedi Oetomo (1908), Sarekat Islam (1911), Indische Partij (1912), Partai Komunis Indonesia (1920), Perhimpunan Indonesia (1925), dan Partai Nasional Indonesia (1927). Puncak perdebatan HAM yang dilontarkan oleh para tokoh pergerakan nasional, seperti Soekarno, Agus Salim, Mohammad Natsir, Mohammad Yamin, K.H. Mas Mansur, K.H. Wahid Hasyim, dan Mr. Maramis, terjadi dalam sidang BPUPKI. Dalam sidang tersebut para tokoh nasional berdebat dan berunding merumuskan dasar-dasar ketatanegaraan dan kelengkapan negara.

Inti dari perjuangan Boedi Oetomo adalah perjuangan akan kebebasan berserikat dan mengeluarkan pendapat melalui organisasi massa dan konsep perwakilan rakyat. Mohammad Hatta, Nazir Pamontjak, Ahmad Soebardjo, A. Maramis, lebih menekankan perjuangan HAM melalui wacana hak menentukan nasib sendiri.

Tjokro Aminoto, H. Samanhudi, dan Agus Salim menyerukan pentingnya usaha-usaha untuk memperoleh penghidupan yang layak dan bebas dari penindasan dan diskriminasi rasial yang dilakukan pemerintah kolonial.

b.   Periode Setelah Kemerdekaan

     Perdebatan tentang HAM terus berlanjut sampai periode pasca-kemerdekaan Indonesia: 1945-1950, 1950-1959, 1959-1966, 1966-1998, dan periode HAM Indonesia kontemporer (pasca-Orde Baru).

1.  Periode 1945-1950

Sepanjang periode ini, wacana HAM bisa dicirikan pada:

1)    Bidang sipil dan politik, melalui:

1)    UUD 1945 (Pembukaan, Pasal 26, Pasal 27, Pasal 28, Pasal 29, Pasal 30, Penjelasan Pasal 24 dan 25);

2)    Maklumat Pemerintah 1 November 1945;

3)    Maklumat Pemerintah 3 November 1945;

4)    Maklumat Pemerintah 14 November 1945;

5)    KRIS, khususnya Bab V, Pasal 7-33; dan

6)    KUHP Pasal 99.

2)    Bidang ekonomi, sosial, dan budaya, melalui:

1)    UUD 1945 (Pasal 27, Pasal 31, Pasal 33, Pasal 34, Pasal 31-32)

2)     KRIS Pasal 36-40

2.    Periode 1950-1959

Periode 1950-1959 dikenal dengan masa demokrasi parlementer. Sejarah pemikiran HAM pada masa ini dicatat sebagai masa yang sangat kondusif bagi sejarah perjalanan HAM di Indonesia. Menurut catatan Bagir Manan, masa gemilang sejarah HAM Indonesia pada masa ini tercermin pada lima indikator HAM:

1)    Munculnya partai-partai politik dengan beragam ideologi.

2)    Adanya kebebasan pers.

3)    Pelaksanaan pemilihan umum secara aman, bebas, dan demokratis.

4)     Kontrol parlemen atas eksekutif.

5)    Perdebatan HAM secara bebas dan demokratis.

Tercatat pada periode ini Indonesia meratifikasi dua konvensi internasional HAM, yaitu:

1)    Konvensi Genewa (1949) yang mencakup perlindungan hak bagi korban perang, tawanan perang, dan perlindungan sipil di waktu perang.

2)    Konvensi tentang Hak Politik Perempuan yang mencakup hak perempuan untuk memilih dan dipilih tanpa perlakuan diskriminasi, serta hak perempuan untuk menempati jabatan publik.

3.    Periode 1959-1966

Periode ini merupakan masa berakhirnya Demokrasi Liberal, digantikan oleh sistem Demokrasi Terpimpin yang terpusat pada kekuasaan Presiden Soekarno. Demokrasi Terpimpin tidal lain sebagai bentuk penolakan Presiden Soekarno terhadap sistem Demokrasi Parlementer yang dinilainya sebagai produk Barat. Menurut Soekarno, Demokrasi Parlementer tidak sesuai dengan karakter bangsa Indonesia.

Sistem Demokrasi Terpimpin kekuasaan terpusat di tangan presiden. Parlemen dikendalkan oleh presiden. Kekuasaan Presiden Soekarno bersifat absolut, bahkan dinobatkan sebagai Presiden RI seumur hidup. Akibat langsung dari model pemerintahan yang sangat individual ini adalah pemasungan hak-hak asasi warga negara.

4.    Periode 1966-1998

Pada mulanya, lahirnya Orde Baru menjanjikan harapan baru bagi penegakan HAM di Indonesia. Orde Baru telah menorehkan sejarah hitam pelanggaran HAM di Indonesia. Janji-janji Orde Baru tentang pelaksanaan HAM di Indonesia mengalami kemunduran sangat pesat sejak awal 1970-an hingga 1980-an. Setelah mendapatkan mandat konstitusional, pemerintah Orde Baru mulai menunjukkan watak aslinya sebagai kekuasaan yang anti-HAM yang dianggapnya sebagai produk Barat. Sikap ini sesungguhnya tidak berbeda dengan argumen yang pernah dikemukakan Presiden Soekarno ketika menolak prinsip dan praktik Demokrasi Parlementer, yakni sikap apologis dengan cara mempertentangkan demokrasi dan prinsip HAM yang lahir di Barat dengan budaya local Indonesia. Orde Baru memandang HAM dan demokrasi sebagai produk Barat yang individualistis dan bertentangan dengan prinsip gotong royong dan kekeluargaan yang dianut oleh bangsa Indonesia.

Di antara butir penolakan Pemerintah Orde Baru terhadap konsep universal HAM yaitu:

1)   HAM adalah produk pemikiran Barat yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur budaya bangsa yang tercermin dalam Pancasila.

2)   Bangsa Indonesia sudah terlebih dahulu mengenal HAM sebagaimana tertuang dalam rumusan UUD 1945 yang lahir lebih dahulu dibandingkan dengan deklarasi universal HAM.

3)   Isu HAM sering kali digunakan oleh negara-negara Barat untuk memojokkan negara yang sed ang berkembang seperti Indonesia.

Sepanjang pemerntahan Presiden Soeharto tidak dikenal istilah partai opsisi, bahkan sejumlah gerakan yang berlawanan dengan kebijakan pemerintah dinilai sebagai anti-pembanguan bahkan anti-Pancasila. Kasus pelanggaran HAM Tanjung Priok, Kedung Ombo Lampung, Aceh adalah segelintir daftar pelanggaran HAM yang pernah dilakukan oleh negara di era Orde Baru.

Kehadiran Komnas HAM adalah untuk memantau dan menyelidiki pelaksanaan HAM, memberi pendapat, pertimbangan, dan saran kepada pemerintah perihal pelaksanaan HAM, membantu pengembangan dan pelaksanaan HAM yang sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. Sayangnya, penegakan HAM tidak berdaya dalam mengungkap pelanggaran-pelanggaran HAM yang berat dilakukan oleh negara.

Sikap akomodatif lainnya ditunjukkan dengan dukungan pemerintah meratufikasi tiga konvensi HAM:

1.    Konvensi tentangPenghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan, melalui UU No. 7 Tahun 1984;

2.    Konvensi Anti-Apartheid dalam Olahraga, melalui UU No. 48 Tahun 1993; dan

3.    Konvensi Hak Anak, melalui Keppres No. 36 Tahun 1990.

            Sikap akomodatif Pemerintah Orde Baru tuntutan HAM masyarakat belum sepenuhnya diserasikan dengan pelaksanaan HAM oleh negara. Akumulasi pelanggaran HAM negara semasa periode ini tercermin dengan tuntutan mundur Presiden Soeharto dari kursi kepresidenan yang disuarakan oleh kelompok reformis dan mahasiswa pada 1998, isu ini disuarakan pertama kali oleh Dr. Amin Rais, tokoh intelektual Muslim Indonesia yang sangat kritis terhadap kebijakan Pemerintah Orde Baru.

5.      Periode Pasca-Orde Baru

Tahun 1998 adalah era paling penting dalam sejarah HAM di Indonesia. Lengsernya tampuk kekuasaan Orde Baru sekaligus menandai berakhirnya rezim militer Indonesia dan datangnya era baru demokrasi dan HAM. Pada tahun ini, Presiden Soeharto digantikan oleh B.J. Habibie. Menyusul berakhirnya pemerintahan Orde Baru, pengkajian terhadap kebijakan Pemerintahan Orde Baru yang bertentangan dengan prinsip-prinsip HAM mulai dilakukan kelompok reformis dengan membuat perundang-undangan baru yang menjunjung prinsip-prinsip HAM dalam kehidupan ketatanegaraan dan kemasyarakatan. Pemerintah di era Reformasi ini juga melakukan ratifikasi terhadap instrumen HAM Internasional untuk mendukung pelaksanaan HAM di Indonesia. Lahirnya Tap MPR No. XVII/MPR/1998 tentang HAM merupakan salah satu indikator keseriusan pemerintahan era Reformasi akan penegakan HAM.

Kesungguhan pemerintahan B.J Habibie dalam perbaikan pelaksanaan HAM ditunjukkan dengan pencanangan program HAM yang dikenal dengan istilah Rencana Aksi Nasional HAM, pada Agustus 1998. Agenda HAM ini bersandarkan pada empat pilar, yaitu: 1. Persiapan pengesahan perangkat internasional di bidang HAM; 2. Diseminasi informasi dan pendidikan bidang HAM; 3. Penentuan skala prioritas pelaksanaan HAM; dan 4. Pelaksanaan isi perangkat internasional di bidang HAM yang telah diratifikasi melalui perundang-undangan nasional.

Pada tahun 2001, Indonesia juga menandatangani dua Protokol Hak Anak, yakni protokol yang terkait dengan larangan perdagangan, prostitusi, dan pornografi anak, serta protokol yang terkait dengan keterlibatan anak dalam konflik bersenjata. Pada tahun yang sama pemerintah membuat beberapa pengesahan UU di antaranya tentang perlindungan anak, pengesahan tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, dan penerbitan Keppres tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) HAM Indonesia Tahun 2004-2009.

Pada 17 Februari 2011, MK mengeluarkan putusan judicial review atas Pasal 43 ayat (1) UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang menyatakan bahwa anak di luar nikah hanya memiliki hubungan perdata dengan ibunya dan keluarga ibunya.

Deklarasi Universal HAM (DUHAM) yang dikukuhkan oleh PBB dalam Universal Declaration of Human Rights (UDHR) pada 1948.

Menurut DUHAM, terdapat lima jenis hak asasi yang dimiliki oleh setiap individu: hak personal (hak jaminan kebutuhan pribadi); hak legal (hak jaminan perlindungan hukum); hak sipil dan politik; hak substensi (hak jaminan adanya sumber daya untuk menunjang kehidupan); dan hak ekonomi, sosial, dan budaya.

Menurut Pasal 3-21 DUHAM, hak personal, hak legal, hak sipil, dan politik meliputi:

1.    Hak untuk hidup, kebebasan, dan keamanan pribadi.

2.    Hak bebas dari perbudakan dan penghambaan.

3.    Hak bebas dari penyiksaan atau perlakuan maupun hukuman yang kejam, tak berperkemanusiaan ataupun merendahkan derajat kemanusiaan.

4.    Hak untuk memperoleh pengakuan hukum di mana saja secara pribadi.

5.    Hak untuk pengampunan hukum secara efektif.

6.    Hak bebas dari penangkapan, penahanan, atau pembuangan yang sewenang-wenang.

7.    Hak untuk peradilan yang independen dan tidak memihak.

8.    Hak untuk praduga tak bersalah sampai terbukti bersalah.

9.    Hak bebas dari campur tangan yang sewenang-wenang terhadap kekuasaan pribadi, keluarga, tempat tinggal, maupun surat-surat.

10. Hak bebas dari serangan terhadap kehormatan dan nama baik.

11. Hak atas perlindungan hukum terhadap serangan semacam itu.

12. Hak bergerak.

13. Hak memperoleh suaka.

14. Hak atas satu kebangsaan.

15. Hak untuk menikah dan membentuk keluarga.

16. Hak untuk mempunyai hak milik.

17. Hak bebas berpikir, berkesadaran, dan beragama.

18. Hak bebas berpikir dan menyatakan pendapat.

19. Hak untuk berhimpun dan berserikat.

20. Hak untuk mengambil bagian dalam pemerintahan dan hak atas akses yang sama terhadap pelayanan masyarakat.

Adapun hak ekonomi, sosial, dan budaya meliputi:

1.    Hak atas jaminan sosial.

2.    Hak untuk bekerja.

3.    Hak atas upah yang sama untuk pekerjaan yang sama.

4.    Hak untuk bergabung ke dalam serikat-serikat buruh.

5.    Hak atas istirahat dan waktu senggang.

6.    Hak atas standar hidup yang pantas di bidang kesehatan dan kesejahteraan.

7.    Hak atas pendidikan.

8.    Hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan yang berkebudayaan dari masyarakat.

Sementara itu dalam UUD 1945 (amandemen I-IV UUD 1945) memuat hak asasi manusia yang terdiri dari hak :

1.     Hak Kebebasan untuk mengeluarkan pendapat

2.  Hak kedudukan yang sama didepan hokum

3.  Hak kebebasan berkumpul

4.  Hak penghidupan yang layak

5.  Hak kebebasan berserikat

6.  Hak memperoleh pengajaran atau pendidikan

Selanjutnya secara operasional beberapa bentuk HAM yang terdapat dalam UU Nomor 39 tahun 1999 tentang HAM sebagai berikut :

1.    Hak untuk hidup

2.    Hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan

3.    Hak mengembangkan diri

4.    Hak memperoleh keadilan

5.    Hak atas kebebasan pribadi

6.    Hak atas rasa aman

7.    Hak atas kesejahteraan

8.    Hak turut serta dalam pemerintahan

9.    Hak wanita

10. Hak anak

C.  Hak Asasi Manusia (HAM) dalam Tinjauan Islam

Islam adalah agama universal yang mengajarkan keadilan bagi semua manusia tanpa pandang bulu. Sebagai agama kemanusiaan, Islam meletakkan manusia pada posisi yang sangat mulia. Dalam Islam, sebagaimana dinyatakan oleh Abu A’la al-Maududi, HAM adalah ahk kodrati yang dianugerahkan Allah SWT kepada setiap manusia dan tidak dapat dicabut atau dikurangi oleh kekuasaan atau badan apa pun.

Menurut kalangan ulama Islam, terdapat dua konsep tentang hak dalam Islam: hhhak manusia, dan hak Allah. Hak Allah melandasi hak manusia demikian juga sebaliknya, sehingga dalam praktiknya tidak bisa dipisahkan satu dari yang lainnya. Dengan ungkapan lain, hak Tuhan dan hak manusia dalam Islam terkandung dalam ajaran ibadah sehari-hari. Islam tidak memisahkan antara hak Allah dan hak manusia.

Adapun hak manusia, seperti hak kepemilikan, setiap manusia berhak untuk mengelola harta yang dimilikinya. Islam menekankan bahwa pada setiap hak manusia terdapat hak Allah; meskipun seseorang berhak memanfaatkan hartanya, tetapi ia tidak boleh menggunakan harta keluarganya untuk tujuan yang bertentangan dengan ajaran Allah. Kewajiban mengeluarkan zakat bagi setiap Muslim byang mampu merupakan contoh lain dari ajaran Islam tentang kepedulian sosial yang harus dijalankan. Menurut Maududi, ajaran tentang HAM yang terkandung dalam piagam Magna Charta tercipta 600 tahun setelah kedatangan Islam di negeri Arabia.

Terdapat tiga bentuk Hak Asasi Manusia dalam Islam. Pertama, hak dasar, sesuatu dianggap hak dasar apabila hak tersebut dilanggar, bukan hanya membuat manusia sengsara, tetapi juga hilang eksistensinya, bahkan hilang harkat kemanusiaannya. Kedua, hak sekunder, yakni hak-hak yang apabila tidak dipenuhi akan berakibat pada hilangnya hak-hak dasarnya sebagai manusia. Ketiga, hak tersier, yakni hak yang tingkatannya lebih rendah dari hak premier dan hak sekunder.

Terdapat dua prinsip pokok HAM dalam Piagam Madinah. Pertama, semua pemeluk Islam adalah satu umat walaupun mereka berbeda suku bangsa. Kedua, hubungan antara komunitas Muslim dengan nonmuslim didasarkan pada prinsip-prinsip:

a)    Berinteraksi secara baik dengan sesama tetangga

b)    Saling memabntu dalam menghadapi musuh bersama

c)    Membela mereka yang teraniaya

d)    Saling menasihati

e)    Menghormati kebebasan beragama.

Pandangan inklusif kemanusiaan Piagam Madinah kemudian menjadi semangat deklarasi HAM Islam di Kairo, deklarasi ini dikenal dengan nama deklarasi Kairo yang lahir pada 5 Agustus 1990.

Disemangati oleh pesan inklusif Piagam Madinah, lahirnya deklarasi Kairo mengandung ketentuan HAM sebagai berikut:

1.    Hak persamaan dan kebebasan;

2.    Hak hidup;

3.    Hak perlindungan diri;

4.    Hak kehormatan pribadi;

5.    Hak berkeluarga;

6.    Hak kesetaraan wanita dengan pria;

7.    Hak anak dari orang tua;

8.    Hak mendapatkan pendidikan;

9.    Hak kebebasan beragama;

10. Hak kebebasan mencari suaka;

11. Hak memperoleh pekerjaan;

12. Hak memperoleh perlakuan sama;

13. Hak kepemilikan; dan

14. Hak tahanan dan narapidana.

D.  Hak Asasi Manusia Dalam Perundang-Undangan

Dalam perundang-undangan RI paling tidak terdapat bentuk hukum tertulis yang memuat aturan tentang HAM. Pertama, dalam konstitusi (UUD Negara). Kedua, dalam ketetapan MPR (TAP MPR). Ketiga, dalam Undang-undang. Keempat, dalam peraturan pelaksanaan perundang-undangan seperti peraturan pemerintah, keputusan presiden dan peraturan pelaksanaan lainnya.

Kelebihan pengaturan HAM dalam konstitusi memberikan jaminan yang sangat kuat karena perubahan dan atau penghapusan satu pasal dalam konstitusi seperti dalam ketatanegaraan di Indonesia mengalami proses yang sangat berat dan panjang, antara lain melalui amandemen dan referendum, sedangkan kelemahannya karena yang diatur dalam konstitusi hanya memuat aturan yang masih global seperti ketentuan tentang HAM dalam konstitusi RI yang masih bersifat global. Sementara itu bila pengaturan HAM dalam bentuk Undang-undang dan peraturan pelaksanaannya kelemahannya, pada kemungkinan seringnya mengalami perubahan.

E.  Contoh-contoh Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia

1.     Terjadinya Trisakti dan Semanggi (1998)

Tragedi Trisakti terjadi pada 12 Mei 1998. Peristiwa ini berkaitan dengan gerakan di era reformasi yang gencar disuarakan di tahun 1998. Gerakan tersebut dipicu oleh krisis moneter dan tindakan KKN presiden Soeharto, sehingga para mahasiswa kemudian melakukan demo besar-besaran di berbagai wilayah yang kemudian berujung dengan bentrok antara mahasiswa dengan aparat kepolisian.

Tragedi ini mengakibatkan (4 mahasiswa meninggal dan puluhan lainnya luka-luka). Tragedi Semanggi I terjadi pada 11-13 November 1998 (17 orang warga sipil meninggal) dan tragedi Semanggi II pada 24 September 1999 (1 orang mahasiswa meninggal dan 217 orang luka-luka).

2.     Kasus marsinah (1993)

Kasus Marsinah terjadi pada 3-4 Mei 1993. Seorang pekerja dan aktivitas wanita PT Catur Putera Surya Porong, Jatim.

Peristiwa ini berawal dari aksi mogok yang dilakukan oleh Marsinah dan buruh PT CPS. Mereka menuntun kepastian pada perusahaan yang telah melakukan PHK mereka tanpa alasan. Setelah aksi demo tersebut, Marsinah malah ditemukan tewas 5 hari kemudian. Ia tewas di kawasan hutan Wilangan, Nganjuk dalam kondisi mengenaskan dan diduga menjadi korban pelanggaran HAM berupa penculikan, penganiayaan dan pembunuhan. Penyelidikan masih belum menemukan titik terang hingga sekarang.

3.     Aksi Bom Bali (2002)

Peristiwa ini terjadi pada tahun 2002. Sebuah bom diledakkan di kawasan Legian Kuta, Bali oleh sekelompok jaringan teroris.

Kepanikan sempat melanda di penjuru Nusantara akibat peristiwa ini. Aksi bom bali ini juga banyak memicu tindakan terorisme di kemudian hari.

Peristiwa bom bali menjadi salah satu aksi terorisme terbesar di Indonesia. Akibat peristiwa ini, sebanyak ratusan orang meninggal dunia, mulai dari turis asing hingga warga lokal yang ada di sekitar lokasi.

4.     Peristiwa Tanjung Priok (1984)

Kasus tanjung Priok terjadi tahun 1984 antara aparat dengan warga sekitar yang berawal dari masalah SARA dan unsur politis.

Peristiwa ini dipicu oleh warga sekitar yang melakukan demonstrasi pada pemerintah dan aparat yang hendak melakukan pemindahan makam keramat Mbah Priok. Para warga yang menolak dan marah kemudian melakukan unjuk rasa, hingga memicu bentrok antara warga dengan anggota polisi dan TNI.

Dalam peristiwa ini diduga terjadi pelanggaran HAM dimana terdapat ratusan korban meninggal dunia akibat kekerasan dan penembakan.

5.    Kasus Penganiayaan Wartawan Udin (1996)

Kasus penganiayaan dan terbunuhnya Wartawan Udin (Fuad Muhammad Syafruddin)terjadi di yogyakarta 16 Agustus 1996. Sebelum kejadian ini, Udin kerap menulis artikel kritis tentang kebijakan pemerintah Orde Baru dan militer. Ia menjadi wartawan di Bernas sejak 1986. Udin adalah seorang wartawan dari harian Bernas yang diduga diculik, dianiaya oleh orang tak dikenal dan akhirnya ditemukan sudah tewas.

6.    Kasus Pembunuhan Munir (2004)

Munir Said Thalib adalah aktifis HAM yang pernah menangani kasus-kasus pelanggaran HAM. Munir lahir di Malang, tanggal 8 Desember 1965. Munir meninggal pada tanggal 7 September 2004 di dalam pesawat Garuda Indonesia ketika ia sedang melakukan perjalanan menuju Amsterdam, Belanda. Spekulasi mulai bermunculan, banyak berita yang mengabarkan bahwa Munir meninggal di pesawat karena dibunuh, serangan jantung bahkan diracuni. Namun, sebagian orang percaya bahwa Munir meninggal karena diracuni dengan Arsenikum di makanan atau minumannya saat di dalam pesawat.

Kasus ini sampai sekarang masih belum ada titik jelas, bahkan kasus ini telah diajukan ke Amnesty Internasional dan tengah diproses. Pada tahun 2005, Pollycarpus Budihari Priyanto selaku Pilot Garuda Indonesia dijatuhi hukuman 14 tahun penjara karena terbukti bahwa ia merupakan tersangka dari kasus pembunuhan Munir, karena dengan sengaja ia menaruh Arsenik di makanan Munir dan meninggal dipesawat.

7.    Pelangaran HAM Daerah Operasi Militer (DOM) di aceh

Peristiwa ini telah menimbulkan bentuk bentuk pelanggaran HAM terhadap penduduk sipil yang berupa penyiksaan, penganiayaan, dan pemerkosaan yang berulang-ulang dengan pola yang sama. Kasus-kasus dari berbagai bentuk tindakan kekerasan yang dialami perempuan yang terjadi dari ratusan kekerasan seputar diberlakukannya Daerah Operasi Militer selama ini tidak pernah terungkap.

Ada beberapa alasan yang menyebabkan informasi ini tidak diketahui oleh masyarakat luas dan dunia internasional seperti :

a)   Korban pemerkosaan terutama di Aceh, sering dianggap aib dan memalukan. Akibatnya korban atau keluarga selalu berusaha untuk menutupi kejadian tersebut.

b)   Adanya ancaman dari pelaku untuk tidak “mengungkap” kejadian tersebut kepada orang lain, karena  pelakunya aparat yang sedang bertugas di daerah tersebut, membuat korban/keluarga selalu berada dalam kondisi diintimidasi.

c)   Penderitaan dan trauma yang dialami oleh korban sangat mendalam, sehingga sangat sulit bagi korban untuk menceritakan pengalaman buruknya, apalagi kepada orang yang tidak terlalu dikenalnya.

d)   Adanya ancaman dari pihak-pihak tertentu terhadap orang ataupun LSM yang mendampingi korban.


BAB III

PENUTUP

A.  KESIMPULAN

Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak-hak yang dimiliki manusia sejak lahir yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat digangu gugat oleh siapa pun. Hak Asasi Manusia merupakan bentuk anugerah yang diberikan oleh Tuhan sebagai sesuatu karunia yang paling mendasar dalam hidup manusia yang paling berharga.HAM setiap individu di batasi oleh HAM milik orang lain.

Secara garis besar, perkembangan pemikiran HAM di Indonesia dapat dibagi kedalam dua periode: sebelum kemerdekaan (1908-1945) dan sesudah kemerdekaan.

Dalam kehidupan bernegara HAM di atur dan dilindungi dalam perundang-undangan RI, paling tidak terdapat bentuk hukum tertulis yang memuat aturan tentang HAM. Pertama, dalam konstitusi (UUD Negara). Kedua, dalam ketetapan MPR (TAP MPR). Ketiga, dalam Undang-undang. Keempat, dalam peraturan pelaksanaan perundang-undangan seperti peraturan pemerintah, keputusan presiden dan peraturan pelaksanaan lainnya.

B.  SARAN

Sebagai makhluk sosial kita harus mampu mempertahankan dan memperjuangkan HAM kita sendiri. Di samping itu kita juga harus bisa menghormati dan menjaga HAM orang lain jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM. Dan Jangan sampai pula HAM kita dilanggar dan dinjak-injak oleh orang lain. Jadi dalam menjaga HAM kita harus mampu menyelaraskan dan mengimbangi antara HAM kita dengan HAM orang lain.


DAFTAR PUSTAKA

Azyumardi,Azra.2003.Demokrasi,Hak Asasi Manusia dan Masyarakat Madani.Jakarta:Pranda media.

Direktorat pembelajaran dan kemahasiswaan dirjen dikti,2016. Materi Ajar Pendidikan Kewarganegaraan. Editor: M.Toyibi, dkk. Surakarta: LPIDB UMS.

Kintoko Mukti, Bambang, 2011. Hak Asasi Manusia. diterpitkan dari:

http://amikom.ac.id/research/index.php/DMI/article/viewFile/5536/3530


 

STOP BULLYING

images (1)Kata bullying sudah kita dengar di kehidupan sehari-hari, mungkin pas kita nonton di TV, baca berita di koran bahkan dengar berita di radio. Kalau denger kata bullying pasti deh, bikin kita marah, apa lagi kalian yang sudah menjadi para orang tua, mungkin marahnya plus plus.

Tapi apa sih sebenernya bullying itu??

Nah, bullying adalah tindakan mengintimidasi dan memaksa seorang individu atau kelompok yang lebih lemah untuk melakukan sesuatu di luar kehendak mereka, dengan maksud untuk membahayakan fisik, mental atau emosional melalui pelecehan dan penyerangan. Bullying sering terjadi dimana pun dan kapan pun, baik itu di dalam sekolah yang geng cupu ditindas oleh geng populer, di rumah tangga yang bisa kita dengar dengan sebutan Kekerasan Dalam Rumah Tanga (KDRT), kampus, tempat kerja, yaa dimana pun kita berada. Ironisnya kita bahkan tidak menyadari bahwa diri kita sendiri pernah melakukan tindakan bullying,seperti halnya kita mengejek-ejek teman kampuskita, kita mengejek adik atau kakak kita, tindakan ini semua juga sudah termasuk tindakan bullying, tapi kita semua tidak menyadari bahwa tindakan tersebut tergolong kedalam tindakan bullying.

Contoh perilaku bullying antara lain:

1.      Kontak fisik langsung

(meminta dengan paksa apa yang bukan miliknya, memukul, menampar, mendorong, menggigit, menarik rambut, menendang, mengunci seseorang dalam ruangan, mencubit, mencakar, juga termasuk memeras dan merusak barang-barang yang dimiliki orang lain, pelecehan seksual).

2.      Kontak verbal langsung

(mengancam, mempermalukan, merendahkan, mengganggu, memberi panggilan nama (name-calling), sarkasme, merendahkan (put-downs), mencela/mengejek, mengintimidasi, memaki, menyebarkan gosip).

3.      Perilaku non-verbal langsung

(melihat dengan sinis, menjulurkan lidah, menampilkan ekspresi muka yang merendahkan, mengejek, atau mengancam; biasanya diertai oleh bullying fisik atau verbal).

4.      Perilaku non-verbal tidak langsung

(mendiamkan seseorang, memanipulasi persahabatan sehingga menjadi retak, sengaja mengucilkan atau mengabaikan, mengirimkan surat kaleng).

HAHAHBullying tidak selalu berlangsung dengan cara berhadapan muka tapi dapat juga berlangsung di belakang teman. Pada siswa, mereka menikmati saat memanggil temannya dengan sebutan yang jelek, meminta uang atau makanan dengan paksa atau menakut-nakuti siswa yang lebih muda usianya. Sementara siswi melakukan tindakan memisahkan rekannya dari kelompok serta tindakan lainnya yang bertujuan menyisihkan individu lainnya dari grup, dan peristiwanya, sangat mungkin terjadi berulang.

Dampak-dampak bullying

A.  Dampak  bullying bagi yang di bully

1)      Dampak positif

Seseorang yang menjadi korban bullying lebih berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan, baik secara fisik maupun mental. Adapun masalah yang lebih mungkin diderita seseorang yang menjadi korban bullying, antara lain:

a.       Munculnya berbagai masalah mental seperti depresi, kegelisahan dan masalah tidur. Masalah ini mungkin akan terbawa hingga dewasa.

b.      Keluhan kesehatan fisik, seperti sakit kepala, sakit perut dan ketegangan otot.

c.       Rasa tidak aman saat berada di lingkungan sekolah

d.      Penurunan semangat belajar, prestasi akademis, semangat hidup dan lain-lain.

e.       Dalam kasus yang cukup langka, korban bullying mungkin akan menunjukkan sifat kekerasan.

2)      Dampak Positif

Di samping dampak negatifnya, bullying juga dapat mendorong munculnya berbagai perkembangan positif bagi seseorang yang menjadi korban bullying. Seseorang korban bullyingcenderung akan:

a.       Lebih kuat dan tegar dalam menghadapi suatu masalah

b.      Termotivasi untuk menunjukkan potensi mereka agar tidak lagi direndahkan

c.       Terdorong untuk berintrospeksi diri

B.  Dampak bullying bagi yang Mem-bully

Tak hanya seseorang yang di-bully, seseorang yang mem-bully juga dapat terkena dampaknya. Beberapa orang mengatakan seseorang yang pernah membuly akan berdampak sebagai berikut:

1)   Berperilaku kasar/abusif

2)   Melakukan kriminalitas

3)   Terlibat dalam vandalisme

4)   Menyalahgunakan obat-obatan dan alkohol

5)   Terlibat dalam pergaulan bebas

C.  Dampak bagi yang menyaksikan Bullying

Hanya dengan menyaksikan, seseorang juga dapat turut terkena dampak negatif bullying. Seseorang yang menyaksikan bullying mungkin akan memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk:

1)      Merasa tidak aman berada di lingkungan yang di tempati.

2)      Mengalami berbagai masalah mental, seperti depresi dan kegelisahan

3)      Menyalahgunakan obat-obatan dan alkohol.

Kita sudah mengenal dampak-dampak yang mungkin akan menyerang pihak-pihak yang terlibat dalam bullying. Sekarang kita sadar seberapa bahaya bullying itu. Maka, mari kita ciptakan lingkungan yang damai dan penuh respek untuk menghindari dampak-dampak tersebut.

Nah sekarang saya akan memberikan beberapa tips bagi kalian untuk menghinari bullying. Tips ini cocok banget buat kalian yang masih duduk di bangku sekolah dan bangku kuliah.

Tips menghindari bullying di sekolahan dan di kampus

1.      Berani melawan

Pelaku bully biasanya ingin eksistensinya di akui oleh banyak orang. Mereka merasa dirinya yang paling kuat, paling cantik, paling pintar, dan sebagainya.

Lawan mereka secara verbal dengan mengatakan pada mereka bahwa apa yang mereka lakukan terhadap kamu tidak akan menjadikan mereka lebih baik.

2.    Cari tempat untuk sharing

Kamu butuh tempat sharing untuk menyampaikan perasaan, mencurahkan uneg-uneg dan kekesalan kamu. Sahabat adalah salah satu tempat sharing yang terbaik.

3.    Laporkan kepada yang memiliki kewenangan

Jika kamu menjadi korban bullying di sekolah atau kampus, maka kamu harus segera melaporkannya dan melakukan konseling kepada pihak yang berwenang di sekolah atau kampus tersebut. Misalnya wali kelas, kepala sekolah, atau petugas kesiswaan.

4.    Laporkan kepada orang tua

Jika pihak sekolah atau kampus tidak bisa mengatasi bullying di sekolah atau kampus, maka kamu dapat melaporkan hal ini kepada orang tua. Ortu biasanya dapat memaksa pihak sekolah agar bisa lebih intensif dalam menangani kasus bullying.

5.    Percaya diri

Setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan, you must accept that! Meskipun orang lain mencoba menjatuhkan harga diri kamu dengan menyebut kekurangan-kekurangan kita, maka kita harus selalu ingat bahwa kita memiliki kelebihan di sisi lain.

Selain itu, untuk menambah rasa percaya diri pada saat harus berurusan dengan bullying di sekolah terutama bullying fisik, maka ada baiknya kamu melakukan latihan fisik seperti senam, nge-gym, atau mengikuti bela diri.

Selain itu saya mau berpesan pada kalian semua dari sabang sampai merauke yang jangan lakukan bullying pada teman-teman kalian. Apa kalian tau di bully itu gak enak, gak punya teman itu gak enak, dan gak enaknya tuh banyak dibanding enaknya. Terus buat kalian yang punya geng yang tujuannya untuk merendahkan orang atau membully tolong di bubarin aja. Kasihan sedikit lah pada teman kalian, coba kalau kalian yang di bully pasti bakalan marah kan??.

Ups. Malah cerita panjang lebar. Cukup sekian artikel saya, semoga bermanfaat bagi kalian semua yang sudah membaca.

DONGENG SEBELUM TIDUR

Kisah Kelinci dan Burung Kenari

download

Pada suatu hari di sebuah hutan yang sangat lebat , hiduplah berbagai macam hewan disanamulai dari semut, gajah, harimau, kelinci,singa, dan masih banyak hewan lainnya. Pada suati hari ada bencana besar yang akan menimpa hutan tersebut, bencananya adalah kemarau panjang. Semua hewan panik, dan mulai menyiapkan persediaan makanan untuk dimakan saat musim kemarau itu tiba.

Tetapi ada ada seekor burung kenari yang tidak mau mencari makanan. Ia malah asik berkicau riya kesana kemari. Ia pun di tegur oleh si kancil, “ hai burung kenari, kenapa kamu tidak mencari makan, untuk persediaan kemarau?”. Burung kenari pu menjawab “ saya lebih suka berkicau kancil, dan saya bisa terbang, jika akan ada musim kemarau saya bisa terbang mendatangi tempat yang masih ada makanan”.

Setelah di tegur kancil, burung kenari tidak mencari makan malah masih asik berkicau. Dan burung kenari berkata, “bahwa tidak ada kicauan yang bagus, kecuali kicauan saya,”

Gajah yang mendengarnya langung menjawab,”eh burung kenari jangan sombong kamu, lebih baik sana mencari makan,”. Biarpun di tegur semua penduduk hutan burung kenari tetap mengabaikan sema omongan penduduk hutan.

Tiba- tiba beberapa hari kemudian datanglah musim kemarau. Semua tanaman seperti buah-buahan yang ada di hutan sudah tidak ada. Daun-daun yang dulu tampak hijau sekarang menjadi kering dan bergururan.

Burung kenari kebinggungan mencari kesana kemari buah-buahan atau tumbuhan yang bia ia makan. Tetapi burung kenari tidak dapat menemukan, bahkan ia tidak menemukan sedikit air dimanapun.

Karena ia kebingungan ia terpaksa harus meminta bantuan pada penghuni hutan. Tetapi tidak ada yang membantu. Karena tidak ada yang mau menolong, burung kenari pun menahan lapar.

Setelah dua hari kemudian, burung kenari benar-benar sangat kelaparan. Ia pun menangis di atas pohon. Si kancil yang lewat mendengar suara tangisan itu dan berusaha mencari tahu siapa yang menangi.

“tolong..tolong…tolong aku, aku benar-benar kelaparan”, teriak si burung kenari dari atas pohon. Lalu si kancil melihat ke atas pohon. “sepertinya kamu benar-benar kelaparan ya burung?”, tanya kancil dari bawah.

“siapa kamu?” tanya burung kenari dari atas pohon.

“saya adalah kelinci, burung”. Jawab kancil.

Dengan rasa malu burung kenari pun turun dari pohon dan menghampiri kancil dan meminta tolong kepada kancil. “tolong aku kelinci,aku minta maaf karena waktu aku tidak mendengarkan perkataan kamu”. Si kancil pun menolong burung kenari dengan memberikan sedikit makanannya dan air kepada burung kenari. “makanya jadi makhluk hidup jangan keras kepala dan sombong”. Kata kancil kepada burung kenari. “iya kancil aku tidak akan keras kepala dan aku akan bekerja keras, tidak malas-malasan”. Ucap burung kenari.

Nah, hikmah yang bisa kita ambil dari dongeng di atas adalah, kita tidak boleh sombong, harus bekerja keras tidak malas-malasan dan saling membantu. Intinya semua maklik ciptaan tuhan harus saling menghormati, menghargai, tidak sombong, dan selalu bekerja keras.

Kisahku di Kampus UMS

Pean kesan kuliah di Universitas Muhammadiyah Surakarta  😁

Hay guys, mau cerita nih..😊😊.. tentag kenapa saya bis kuliah di UMS. Ingat ya guys UMS bukan UNS 😉, pake M bukan pake N  😢. Jangan sampai salah ngucapinnya..😨.  Mau tau kenapa saya bisa kuliah di tempat yang jauh dari tempat tinggal saya ini??.😥

Saya orangnya gak munafik jadi to the poin aja,,😂😂, jawabanya karena tidak di terima di Perguruan Tinggi Negeri😕😕. Sudah daftar ke sana kemari, baik lewat SNMPT atau SBMPT, tapi tidak apa-apa lah guys. Negeri sama Swasta bagi saya sama saja😑. Yasudah akhirnya saya putuskan untuk daftar di UMS ini dan saya daftar Jurusan PGSD alhamdulilah langsung di terima🙌🙌..Dari berbagai banyak Perguruan Tinngi Swasta kenapa saya pilih UMS??!! Karena di suruh ORTU dan kebetulan disana ada mbk saya😒.

Kesan saya di UMS, saya ada di jurusan PGSD kelas B guys di kelas B ini saya, saya gak terlalu akrab sama temen-temen yang lain ….😟😟. Kenapa?? 😱Mungkin aku yang terlalu pendiam atau entah lah!!…. Saya hanya dekat beberapa orang saja😧… pertemanan di kelas ini tuh ngelompok-ngelompok gak jelas😀😊.. yang pasti saya berharap gak ada geng-gengan😎😎.. kalo sak upama ada pasti aku gak bakalan di ajak masuk geng tesebut😁😁…kenapa?? karena gak ada geng aja aku gak punya temen apa lagi ada😥😧😨…. Haduh malang banget nasib ku ini..

Kalau di tanya makul apa yang saya suka saya bingung guys😖😖, karena saya sendiri sungguh sangat tidak paham sama semua makul yang ada😁😁.

Jadi kalau kuliah ya sistemnya datang,duduk,diam,dengerin,dan pulang, kalau engak ya ngrumpi sendiri😎😎😘.

Dosen di sini baik-baik kok guys dan yang pasti murah nilai juga😘.

Enaknya kuliah di sini tuh pendidikan agamanya tuh di utamain. Apa lagi jurusan saya ini, sebelum mulai perkuliahan selalu baca Juz Amma, keren banget kan,..👏👏👍

Selanjutnya pesan buat UMS.😎😊

Untuk kampus UMS yang saya cintai, kalau bisa di setiap gedung dikasih wifi deh.😁😁… Soalnya bagi saya UMS itu Sinyalnya susah banget.. karena sinyal susah jadinya beli kartu yang mahal,,biar kalo internetan lancar..😥..

Terus di buatin kanopi,,👍,di buatin jalanan yang bebas genangan air👍, soalnya klo musim hujan jalanan di UMS di genangin air apa lagi gedung B😥,,, berasa kayak di tempat bencana kebajiran😖., terus di setiap jalan kalau bisa di beri tempat duduk👍.. biar kalau lagi nungu teman gak berdiri kayak patung😬😕…dan kalau boleh saran lagi setiap jalan tolong dikasih tempat sampah😃…

Dan jangan lupa kamar mandi di bersihan terus, jangan lupa kasih pewangi biar wangi.😒👍

Sepertinya cukup dulu ya guys cerita saya,, capek nulis dari tadi,,jangan bosan baca tulisan aku ya 👍😮😉😁😂

SEE YOU AGAIN GUYS.✌😉